vava slot 88 PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
Pertandingan akan difokuskan di Stadion Gelora Joko Samudera (Gresik) dan Stadion Gelora Delta (Sidoarjo)
Samarinda (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menetapkan Jawa Timur sebagai tuan rumah ajang Piala AFF U17 2026 yang akan berlangsung pada akhir April mendatang.
Keputusan ini diambil menyusul fasilitas stadion di Kalimantan Timur (Kaltim) yang belum siap.
Sekjen PSSI,vava slot 88 Yunus Nusi, di Samarinda, Minggu, mengungkapkan bahwa pertandingan akan dipusatkan di dua stadion utama.
Baca juga: PSSI: Sumut berpeluang jadi tuan rumah Piala AFF U-17 dan U-19
"Pertandingan akan difokuskan di Stadion Gelora Joko Samudera (Gresik) dan Stadion Gelora Delta (Sidoarjo)," ujarnya.
Menurut Yunus, fasilitas stadion di Kaltim saat ini belum memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh Federasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Kendala utama yang ditemukan adalah terkait sistem pencahayaan.
"Masalah utama ada pada pencahayaan. Khusus di Stadion Segiri, daya lampu stadion hanya sekitar 900 lux, sementara standar minimum untuk pertandingan internasional AFF adalah 1.200 lux," ungkapnya.
Proses peningkatan kapasitas lampu tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, sementara PSSI dikejar jadwal ketat untuk memberikan kepastian lokasi kepada AFC. Mengingat ajang ini digelar akhir April 2026, proses pengundian (drawing) grup akan segera dilakukan pada 6 Maret mendatang.
Meski batal menggelar Piala AFF U17, Yunus menegaskan bahwa kesempatan Kaltim untuk menjadi tuan rumah laga internasional belum tertutup sepenuhnya.
Baca juga: Kurniawan Dwi Yulianto pimpin seleksi timnas U-17
Wilayah ini diproyeksikan untuk menggelar ajang lain, seperti Kualifikasi Piala AFC, laga uji coba Timnas U19 pada September mendatang, serta turnamen persahabatan Piala Kemerdekaan.
Selain itu, Yunus menambahkan bahwa Timnas U17 dan U19 dijadwalkan segera menjalani Pemusatan Latihan (Training Center) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Di sana, telah tersedia tiga lapangan latihan standar internasional dengan fasilitas rumput alami dan sintetis yang mumpuni.
PSSI pun mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Samarinda untuk segera membenahi fasilitas olahraga di wilayah tersebut agar Stadion Batakan (Balikpapan), Stadion Segiri (Samarinda), dan Stadion Palaran dapat memenuhi standar FIFA.
"Secara teknis, Stadion Batakan sebenarnya sudah sangat baik dan tidak ada masalah. Namun, Stadion Palaran masih memerlukan perbaikan teknis yang signifikan, terutama pada area ujung lapangan," tambah Yunus.
Langkah PSSI membawa pertandingan Timnas ke berbagai daerah ini merupakan komitmen organisasi dan dukungan Komite Eksekutif (Exco) agar masyarakat luas dapat menyaksikan langsung perjuangan skuad Garuda di lapangan hijau.
Baca juga: PSSI serahkan penyusunan staf timnas U-17 ke Kurniawan Dwi Yulianto
Pewarta: Arumanto
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
-
Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di TimtengGagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan AntonicAkhiri perjuangan di AFF Futsal 2026, Indonesia huni peringkat empatBeckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cederaPSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4PSIM waspadai motivasi tinggi Semen PadangPWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSMPrabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis globalAbsen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera pahaSIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
下一篇:PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- ·Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- ·Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- ·Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- ·Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- ·PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- ·SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- ·Persib Bandung berpesta lima gol ke gawang Madura United
- ·Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- ·PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- ·Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib
- ·Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA
- ·41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
- ·Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
- ·Prabowo sebut sikap non
- ·Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
- ·SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- ·Tiga pemain diaspora diundang ikuti seleksi timnas Indonesia U17
- ·Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- ·PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- ·Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- ·Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- ·Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- ·Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- ·Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
- ·Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
- ·Bahlil akan beri insentif konversi motor bensin jadi listrik
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
